Ticker

6/recent/ticker-posts

VIONA GRAFIKA


 

Suara Keras dari Kilang Pertamina Dumai Bikin Warga Panik, Pertamina Sebut Bukan Ledakan



GLOBALDETIK24.COM, DUMAI — Suara dentuman keras yang terdengar dari area Kilang Pertamina Patra Niaga Dumai, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 22.50 WIB, memicu kepanikan warga yang bermukim di Ring 1 Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai.

Suara keras tersebut sempat diduga warga sebagai ledakan. Kepanikan pun terjadi lantaran permukiman masyarakat berada tidak jauh dari kawasan operasional kilang.

Merespons kekhawatiran warga, perwakilan Safety Pertamina, Sayahrial, memberikan penjelasan bahwa suara keras yang terdengar bukan merupakan ledakan, melainkan hanya dentuman.

Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya diterima masyarakat. Warga menilai, persoalan utama bukan sekadar perbedaan istilah antara "dentuman" dan "ledakan", melainkan menyangkut aspek keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan kilang.

Warga kemudian mendesak Kepala Community Relations (Comrel) Pertamina, Tengku Rum, untuk turun langsung memberikan penjelasan. Di hadapan masyarakat, Tengku Rum kembali menegaskan bahwa suara yang terdengar berasal dari dentuman dan bukan ledakan.

Meski demikian, warga Ring 1 Tanjung Palas tetap menyampaikan kekhawatiran mereka. Pengalaman terhadap insiden sebelumnya yang pernah terjadi di kawasan kilang membuat masyarakat meminta adanya langkah konkret, bukan hanya penjelasan secara lisan.

Warga juga meminta Pertamina memastikan kesiapsiagaan fasilitas keselamatan dan tanggap darurat di sekitar permukiman, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden susulan.

"Kami meminta pihak Pertamina untuk menjamin bahwasanya malam ini tidak akan ada ledakan lagi. Masyarakat juga meminta apabila terjadi ledakan, Pertamina harus siap siaga langsung. Mobil pemadam kebakaran dan ambulans Pertamina harus bersiap siaga di Tanjung Palas malam ini juga," tegas salah seorang perwakilan masyarakat Tanjung Palas di lokasi kejadian.

Permintaan tersebut mendapat respons dari pihak Pertamina. Tengku Rum, atas nama manajemen Pertamina, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Tanjung Palas, khususnya warga yang berada di Ring 1, atas kepanikan yang terjadi akibat suara keras dari area kilang.

"Kami atas nama Pertamina meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Tanjung Palas yang berada di Ring 1 atas apa yang terjadi malam ini," ujar Tengku Rum.

Hingga dini hari, situasi di sekitar permukiman warga masih diwarnai kewaspadaan. Masyarakat terus memantau kondisi di sekitar kawasan kilang sekaligus memastikan armada keselamatan darurat Pertamina benar-benar disiagakan di wilayah Tanjung Palas sebagaimana permintaan warga.

Warga berharap Pertamina tidak hanya memberikan klarifikasi terkait sumber suara, tetapi juga memastikan aspek keselamatan masyarakat di Ring 1 menjadi prioritas utama. (tim/red)

Posting Komentar

0 Komentar